"Anggun dalam Moral, Unggul dalam Intelektual, Progresif dalam Gerakan"
Ubay Nizar Al-Banna

Ketum PC IMM Bangkalan: "Jangan Seperti Gincu"

Foto: Prosesi pelantikan PC IMM Bangkalan

BANGAKALAN –  Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Bangkalan periode 2018-2019 dan seluruh Pimpinan Komisariat  (PK) IMM se-cabang Bangkalan periode 2019-2020 resmi dilantik pada Ahad (24/2).
PC IMM Bangkalan

Pelatihan Menulis disambut antusias kader IMM se Bangkalan.


Sabtu, 18 Maret 2017, bidang media dan komunikasi PC IMM Bangkalan melaksanakan pelatihan menulis yang diselenggarakan di balai pendidikan dan pelatihan Bangkalan. Acara tersebut mendatangkan pemateri seorang penulis muda, Retno Dwi Susanti . minimnya selera pemuda saat ini terhadap budaya menulis menjadi latar belakang diselenggarakan pelatihan tersebut. Bahkan sebagai kader imm yang mengemban misi sebagai cendikiawan muslim yang berprisadi luhur, sudah sepatutnya budaya cinta menulis itu harus ditumbuhkan.
Pelatihan berlangsung dua sesi. Pertama yaitu materi tentang motivasi menulis, bahwa menulis itu bukan hal yang mustahil untuk semua orang, menulis itu bukan bawaan tapi dilatih, namun butuh kerja keras untuk hal itu, dilaksanakan pada pukul 14.00-17.25 WIB. Sesi kedua berupa praktik menulis dengan metode fast writing, metode ini banyak diterapka dipelatihan-pelatihan menulis karena efektif menumbuhkan kreatifitas peserta untuk menuangkan pikirannya tentang suatu tema kedalam bentuk tulisan. Dengan metode fast writing dapat diketahui tipikal seseorang dalam menulis, dilaksanakan pukul 19.30-21-30 WIB.
PC IMM Bangkalan

Khidmat, pelantikan PC IMM Bangkalan dilakukan penuh keseriusan.

Pelantikan IMM bangkalan sabtu, 18 Maret 2017 dilaksanakan di gedung pendidika  dan pelatihan bangkalan. Pelantikan dilakukan langsung oleh kepala bidang organisasi Andreas tepat pikul 09.50 WIB. Mengijak ke acara sambutan –sambutan  berurutan mulai dari ketua demisioner, ketua umum, perwakilan DPD, dan kajian iftitah dari bapak Muhammadiyah.
"Kita sebagai umat terbaik yang diciptakan Allah.harus bisa menjadi pembawa perubahan. Mengajak kepada keyg makruf yg mencegah yang mungkar" eko prasetyo. Cobaan yg dialami oleh pendahulu kita rasulullah, ahmad dahlan, dsb akan kita alami juga dizaman kita. Beliau juga mengatakan kita sebagai pendahulu tidak bisa dikatakan berhasil apabila tidak bisa menciptakan penerus yg lebih berkualitas dari sebelumnya.
Dan dilanjutkankan sambutan oleh ketua umum baru immawan syarif hidayatullah, sebenarnya pelantikan ini bisa dikatakan telat, sudah terlampau 6 bulan karena muscap dilakukan bulan september. Sebagai kader IMM itu tidak gampang, terlebih dengan kultur madura yang sedemikian. Namun dialquran dijelaskan bahwa cobaan itu gk ada yg susah, hanya kita perlu bersabar dan sholat. Leadership itu penting, tapi followership juga gk kalah penting. Tetap berlomba-lomba dalam kebaikan, karena ciri khas kita adalah akademisi islam.
Selanjutnya oleh immawan andreas selaku ketua bidang organisasi DPD IMM Jawa Timur. Sebagai kader IMM harus tetap menjunjung ideologi kita ideologi Inslam yang dicerna kemudian menjadi gaya gerakan kita yang sering disebut trikoetensi dasar, yaitu intelektualitas, religiusitas, dan humanitas. Harus selalu tulus ikhlas sebagai ummat islam untuk membangun masyarakat, itu yg menjadikan muhammadiyah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat dari sabang sampai merauke. Permohonan beliau kepada PC seluruh jawa timur untuk membantu penolakan terhadap tambang tumpang pitu banyuwangi, karena tambang itu merusak ekosistem banyuwangi yang lengkap dengan segalah anugerah didalamnya. Karena kita diciptakan sebagai pemimpin dimuka bumi harus melawan kemungkaran. Beliau menyampaikan juga permohonan maaf dari ketua umum DPD yang tidak bisa hadir diBangkalan dan menyampaikan pesan untuk menguatkan literasi.

Dilanjutkan kajian iftita dari bapak pmpinan daerah muhammadiyah bangkalan. Beliau menuturkan pentingnya soliditas dan solidaritas. Kita sebagai umat yang besar yang kaya jangan mudah terpeca belah, satukan visi. Ketika ada kepentingan bangsa yg terjajah, mari kita solidkan dalam dan solidarita keluar, utamakan kepentingan bangsa, jangan kepentinga  luar untuk kebutuhan pribadi dan golongan. Yang membuat muhammadiyah mampu bertahan sampai 105 tahun ini didasari dengan sikap keikhlasan dan ketulusan karena itu dasar istiqomah.
Acara pelantikan cabang itu berakhir pada pukul 11.30 WIB dengan dilanjut dengan sholat dzuhur berjamaah.

PC IMM Bangkalan

Talk Show dalam rangka Milad IMM ke 53 oleh Komisariat Al Qalam



Selasa, 14 Maret 2017 bertepatan dengan milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ke 53, IMM Bangkalan merayakan harijadi ikatan dengan penuh kesederhanaan. Komisariat Al Qalam yang menjadi promotor berlangsungnya refleksi 53 tahun IMM mengadakan acara Talk Show dengan pembicara Kakanda Miftahul Ilmi S. Kel seorang wartawan Matan Jawa Timur. Acara tersebut dilaksanakan di aula utama gedung Pimpinan Cabang IMM Bangkalan dimulai pukul 19.30 WIB.
Beliau menuturkan bahwa setiap kader harus menciptakan sejarahnya, namun harus tetap sejalan dengan ciri khas Imm yaitu gerakan, gerakan akademisi Muslim dan gerakan muhammadiyah yaitu purifikas (pemurnian). Sebagai organisasi ekstra di kampus IMM harus mampu menggembleng mental dan intelektual kader.

"Paling baik buat rujukan dalam menyelesaikan masalah adalah sejarah sebab sejarah pasti berulang dan didalam sejara orang akan mencari jawaban yang ada pada sejarah untuk perbaikan dalam menyelesaikan masalah karena sepertiga isi Al Quran adalah sejarah" ujar beliau, sehingga penyelesaian terbaik permasalahan adalah Al Quran. Selain itu beliau juga menuturkan bahwa aksi merupakan hal yang penting dalam organisasi, jangan berhenti pada diskusi semata. Acara tersebut berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.